Geliat segarnya pagi menyambut badan yang mulai enak dan kepala gak berat lagi.. ahh senangnya ^_^
Hari ini hari pertama suami memasuki pendidikannya, kalo gak salah jadwal cek list peralatan. Woh aku yang deg-degan, tapi in syaa Allah yakin lolos..
Pendidikan Dasar Wanadri (PDW)
Selama 40hari ke depan suamiku ikut PDW 2014.
Untuk apa? Ya untuk jadi anggota Wanadri. Biar apa? Aku gak tahu, tapi itu impiannya, impian yang membuat perlahan hidupnya menjadi lebih optimis dan positif. Kamu pernah gak lihat orang yang saat menceritakan sesuatu begitu bersemangat dan matanya berbinar senang? Nah begitulah suamiku setiap dia menceritakan tentang Wanadri.
Aku tak akan bercerita tentang Wanadri di sini, karena tanpa diceritakanpun kamu bisa dengan mudah googling dan menemukan banyak hal menyenangkan tentang Wanadri. Aku lebih tertarik bercerita tentang suamiku.
Tentang lelakiku dan impiannya.
Sekitar bulan Pebruari lalu, gak da angin gak da hujan tiba-tiba dia bilang, "Bu, abah ikut PDW tahun ini ya.." aku cuma jawab terserah karena ya kupikir celoteh aja, toh dia juga lagi fokus sibuk merawat adenya yang masih luka kaki saat Diklat pencinta alam di kampusnya. Intinya, omongannya pagi itu gak aku anggap serius.
Beberapa hari berlalu, dia pulang ke rumah pake sepatu ceko (sepatu boots kulit hitam yang biasa dipake tentara). Kalo sepatu aja langsung beli, aku mulai sadar dia gak main-main. Lalu kami bicara serius tentang itu. Karena buat aku PDW gak gampang, pelaksaannyapun gak sebentar, 40 hari. Materi, mental, fisik benar-benar diuji.
Tapi dia meyakinkan dia bisa, dan toh katanya jika dia gak layak ikut PDW di seleksi masuk nanti dia gak akan lolos. Okelah kalo begitu aku setuju.
Kalian tau??? Sejak saat itu setiap hari dia pake sepatu cekonya. Dia lari tiap pagi, dia long march, dia renang rutin tiap minggunya. Oh my good, aku luluh dan dukung seratus persen.
Tiba minggu seleksi dia berangkat dan aku mewek. Dia seleksi 7 hari. Aku bingung kalo gagal kasian banget usahanya selama ini, kalo lolos aku harus siap ditinggal 40hari.. Akhirnya minta diberi yang terbaik oleh Allah..
Nunggu dari seleksi sampai pengumuman hasil itu sekitar 1 bulan, arrggghh itu rasanya lamaaaa gak sabar!!!
Hari pengumuman tiba, kita standby depan komputer. Dan taraaaaa!!!! Namanya ada di list peserta lolos :D aku jijingkrakkan tapi suami enggak, dia pucat pasi tangan gemeter.. hahahaha...
Ristiani
16 Agustus 2014
surprise kali mbak suaminya..hheee.. bagaimana kisah selanjutnya mbak?.. sampai di kawah upas di hari terakhir PDW dengan selamatkah?, semoga jawabanya iya :)
BalasHapussalam kenal, saya enisa dari unnes mbak :)