"Bagiku,
pernikahan itu sebuah keajaiban, sebuah hal luar biasa yang betul-betul
bisa terjadi karena ada campur tangan Allah. Dan untuk mencapainya,
butuh rentang waktu dan proses yang pastinya panjang dan melelahkan.
Panjang karena entah harus berapa kali kita melewatkan waktu dengan
orang yang salah, sampai akhirnya menemukan the right one. Melelahkan
karena butuh yang namanya keberanian. Keberanian
untuk berkomitmen, keberanian untuk setia, keberanian untuk berkorban
demi kebahagiaan yang lain, dan keberanian untuk menerima seutuhnya
kelebihan dan kekurangan satu sama lain. Sehingga ketika ada suatu
titik, dimana 2 manusia memutuskan dengan yakin bahwa mereka ‘berani’,
maka itu adalah sebuah anugerah yang besar" -Ryu Deka-
25 Agustus 2012.....
Kita sudah sampai di
titik itu sayang...titik dimana kita berani mengambil keputusan
memutuskan untuk hidup bersama padahal sebelumnya kita bukanlah orang
yang saling mengenal. Dan kini, engkau adalah orang yang paling ku
agungkan di atas segalanya setelah Allah dan RosulNya. Ridhomu adalah
surga bagiku..Semoga Allah selalu menyatukan kita dalam kebahagian di dunia dan di akhirat kelak.
Ya Allah,
Andai Kau berkenan, limpahkanlah kepada kami cinta yang Kau jadikan pengikat rindu Rasullullah dan Khadijah Al Qubro, yang Kau jadikan mata air kasih sayang Imam Ali dan Fatimah Az-Zahra yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi Mu yang suci.
Ya Allah,
Andai semua ini tak layak bagi kami, maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridho-Mu
Jadikanlah kami sebagai suami istri yang saling mencintai dikala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan
Saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami dengan menjadikan perkawinan ini sebagai ibadah kepada-Mu dan bhakti kepada kepengikutan dan cinta kami kepada sunnah keluarga Rasul-Mu.
(Dalam Matsnawi – Maulana Jalaludin Rumi)
Andai Kau berkenan, limpahkanlah kepada kami cinta yang Kau jadikan pengikat rindu Rasullullah dan Khadijah Al Qubro, yang Kau jadikan mata air kasih sayang Imam Ali dan Fatimah Az-Zahra yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi Mu yang suci.
Ya Allah,
Andai semua ini tak layak bagi kami, maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridho-Mu
Jadikanlah kami sebagai suami istri yang saling mencintai dikala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan
Saling menyempurnakan dalam peribadatan.
Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami dengan menjadikan perkawinan ini sebagai ibadah kepada-Mu dan bhakti kepada kepengikutan dan cinta kami kepada sunnah keluarga Rasul-Mu.
(Dalam Matsnawi – Maulana Jalaludin Rumi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar